Dividen Turun, Target PAD Tarakan dalam APBD Perubahan Ikut Dipangkas

Kaltara, Tarakan10 Dilihat

TARAKAN – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan dalam APBD Perubahan 2026 mengalami penyesuaian. Dari sebelumnya sekitar Rp243 miliar, target PAD kini turun menjadi sekitar Rp241 miliar atau berkurang Rp2,05 miliar.

Kabid Pendapatan BPKPAD Kota Tarakan Lopo mengatakan, penyesuaian tersebut dipengaruhi sejumlah komponen penerimaan. PAD Tarakan bersumber dari empat komponen utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan atau dividen, serta lain-lain PAD yang sah.

banner 336x280

Menurut Lopo, penurunan paling signifikan terjadi pada komponen dividen. Sebelumnya, penerimaan dividen ditargetkan sekitar Rp27 miliar, kemudian disesuaikan menjadi sekitar Rp18 miliar. Artinya, terdapat penurunan sekitar Rp9 miliar yang tidak sepenuhnya dapat ditutupi melalui peningkatan penerimaan dari sektor PAD lainnya.

Salah satu sumber dividen Pemkot Tarakan berasal dari Perumda Tirta Alam Tarakan. Dari target sebelumnya sekitar Rp24 miliar, penerimaan dividen perusahaan daerah tersebut diperkirakan hanya mencapai Rp16,7 miliar atau turun sekitar Rp7,3 miliar. Besaran dividen yang disetorkan mengacu pada kemampuan perusahaan berdasarkan hasil audit publik atau akuntan publik.

Lopo menegaskan, penurunan dividen tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi koreksi target PAD Tarakan dalam APBD Perubahan 2026. Sementara itu, belanja daerah dalam APBD Perubahan 2026 ditargetkan mencapai sekitar Rp996 miliar yang bersumber dari PAD dan pendapatan transfer.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *