TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan menyiapkan anggaran Rp750 juta melalui APBD Perubahan 2026 untuk menangani pendangkalan di dermaga kedatangan Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor. Penanganan jangka pendek dilakukan melalui penyedotan material pasir akibat sedimentasi.
Kepala Dishub Bulungan Khairul mengatakan, penyedotan pasir menjadi langkah jangka pendek yang dinilai efektif untuk mengatasi sedimentasi di kawasan dermaga. Anggaran tersebut dialokasikan dalam APBD Perubahan 2026 dan ditargetkan mulai digunakan sebelum Desember.
Menurut Khairul, pekerjaan penyedotan tidak membutuhkan waktu pengerjaan yang panjang. Namun, untuk penanganan di dermaga keberangkatan, pihaknya masih menunggu hasil kajian tim survei untuk menentukan lokasi yang perlu ditangani. Untuk sementara, dermaga kedatangan menjadi prioritas.
Pendangkalan tersebut turut memengaruhi aktivitas bongkar muat penumpang. Saat Sungai Kayan dalam kondisi pasang, aktivitas kedatangan dan keberangkatan dapat menggunakan dermaga masing-masing. Namun ketika air surut, aktivitas kedatangan terpaksa dialihkan ke dermaga keberangkatan.
Khairul menambahkan, sedimentasi tidak hanya terjadi di kawasan dermaga, tetapi juga sepanjang alur pelayaran Sungai Kayan. Penanganan alur pelayaran secara keseluruhan bukan menjadi kewenangan Pemkab Bulungan, melainkan Dishub Kaltara. Karena itu, anggaran Rp750 juta difokuskan untuk penanganan jangka pendek di kawasan dermaga guna mendukung pelayanan penumpang.*(isk/kdy)






