BMKG Tarakan Keluarkan Peringatan Cuaca Berkala

Warga Diminta Tetap Waspada

Kaltara, Tarakan41 Dilihat

TARAKAN – Kepala Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi mengimbau kepada masyarakat untuk terus memantau laporan cuaca BMKG secara berkala. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap siaga bencana.

Sulam Khilmi menerangkan, menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) jika periode akhir tahun ini berpotensi diwarnai hujan sedang hingga lebat, angin kencang, serta tingginya gelombang laut yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir dan nelayan.

“Kami mengimbau masyarakat agar dapat lebih aktif memantau laporan cuaca secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Saat ini sudah memasuki periode monsoon Asia yang membawa udara basah dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Dampaknya, dalam beberapa hari ke depan intensitas hujan bisa meningkat,” ujarnya, Kamis (11/12).

Diungkapkannya, keberadaan bibit siklon tropis 93W di wilayah perairan Filipina juga memberi pengaruh terhadap kondisi cuaca di Kaltara. Bibit siklon itu dapat meningkatkan kecepatan angin dan gelombang laut, sehingga masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan yang dikeluarkan BMKG.

“Beberapa malam terakhir masyarakat sudah merasakan angin kencang dan hujan deras. Itu salah satu dampak dari bibit siklon. Kalau tekanannya menurun, angin akan makin kencang dan potensi hujan makin besar. Kami juga mencatat adanya puncak pasang air laut pada sejak awal Desember. Meski dampaknya tidak terlalu signifikan, warga pesisir tetap diminta waspada terhadap kemungkinan rob susulan,” urainya.

Ia menekankan pentingnya masyarakat memantau peringatan dini cuaca tiga harian, prakiraan 10 harian, serta informasi real time dari BMKG. Semua informasi tersebut diperbarui secara berkala dan dapat menjadi rujukan bagi warga, untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

“Kami mengimbau kepada teman-tema  nelayan sudah punya grup khusus dengan BMKG untuk memantau kondisi cuaca. Masyarakat umum juga bisa memantau melalui aplikasi dan kanal informasi resmi kami,” jelasnya.

“Radar BMKG bekerja 24 jam dengan dukungan radar, satelit, hingga alat pantau cuaca di Pelabuhan Malundung yang memancarkan data setiap saat. Informasi yang dihasilkan menjadi dasar bagi berbagai instansi dalam mengambil keputusan. Kami ingin masyarakat ikut peduli. Kalau ada peringatan angin kencang atau gelombang tinggi, mohon diperhatikan. Tujuannya agar perayaan Nataru berlangsung aman dan lancar,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *